Rabu, 23 April 2014

MODEL EER (ENHANCED ENTITY RELATIONSHIP)


Model EER

Model entity Relationship yang ditambah kemampuan semantiknya dengan beberapa konsep yang lebih kompleks.

Konsep-konsepnya :
    Subclass
    Superclass
          Generalization
    Specialization
      Specialization Hierarchy
       Specialization lattice
    Attribute Inheritance
    Shared Subclass
    Categorization

Sub-Kelas (Subclass)

    Subset dari suatu entitas yang dikelompokkan dalam pengertian tertentu yang perlu disajikan secara eksplisit.

  Contoh : Entitas PEGAWAI mempunyai beberapa subclass seperti SEKRETARIS, TEKNISI, AHLI (Gbr. 1)

Super-Kelas (Superclass)

Entitas yang merupakan induk dari subclass-subclassnya.

 Contoh : Subclass SEKRETARIS, TEKNISI, SALES mempunyai superclassPEGAWAI (Gbr. 1)

Spesialisasi (Spesialiazation)

  Proses pemecahan entitas menjadi subclass-subclass beserta atribut-atributnya.

   Terdapat beberapa jenis spesialisasi seperti Disjoint Total, Disjoint Partial, Overlapping Total dan Overlapping Partial.

Contoh : Spesialisasi dari PEGAWAI berdasarkan tipe pekerjaan.


Gbr. 1 Spesialisasi tipe pekerjaan entity PEGAWAI

Generalisasi (Generalization)

Proses penggabungan subclass-subclass menjadi suatu entitas yang lebih umum.

    Contoh : Generalisasi dari MOBIL dan TRUK menjadi KENDARAAN

Gbr. 2 Tipe entity Mobil dan Truk

Gbr. 3 Generalisasi dari Mobil dan Truk menjadi kendaraan

Subclass / Superclass Relationship

Relationship yang menghubungkan subclass dan superclassnya.
 
    Bila suatu entity yang merupakan anggota dari suatu subclass, maka iajuga merupakan anggota dari superclassnya.

   Bila suatu entity merupakan anggota dari suatu superclass maka ia belum tentu merupakan anggota dari suatu subclass.

Attribute Inheritance

Merupakan pewarisan atribut dari superclassnya.

   Entity yang merupakan anggota dari subclass mewarisi semua atribut dari entity superclassnya

Disjoint Constraint

Constraint yang menerangkan bahwa subclass-subclass dari spesialisasi saling disjoint, artinya entity merupakan anggota dari salah satu subclass.

 Disjoint Constraint direpresentasikan dengan lambang “d” yang berarti disjoint.

Contoh : entity dari spesialisasi tipe pekerjaan dari PEGAWAI merupakan anggota dari subclass PEGAWAI TETAP atau PEGAWAI HONORER

Gbr.4 Disjoint Constraint


Non – Disjoint Constraint

Constraint yang menerangkan bahwa subclass-subclass dari spesialisasi tidak saling disjoint, artinya entity mungkin anggota lebih dari satu subclass.

    Non-Disjoint digambarkan dengan lambang “o” yang berarti overlapping.

Contoh : entity dari spesialisasi tipe barang merupakan anggota dari subclass BARANG PABRIK juga anggota dari subclass BARANG TERJUAL
Gbr. 5 Non- Disjoint Constraint


Total Specialization Constraint

Constraint yang menerangkan bahwa setiap entity didalam superclass harus merupakan anggota dari salah satu subclass.

   Contoh : enityty PEGAWAI harus termasuk subclass dari PEGAWAI TETAP atau PEGAWAI HONORER (Gbr. 4)
Gbr. 6 Spesialisasi berdasarkan tipe pekerjaan dan
        Kontrak dari pegawai/metode pembayaran

Partial Specialization Constraint

Constraint yang menerangkan bahwa setiap entity didalam superclass dapat merupakan anggota dari subclass-subclass yang didefinisikan.

Contoh dari PEGAWAI dapat merupakan anggota dari subclass MANAGER, TEKNISI atau SALES.


Specialization Hierarchy

Spesialisasi bertingkat dimana setiap subclass berpartisipasi didalam satu kelas / subclass relationship.

Specialization Lattice

Spesialisasi bertingkat dimana suatu subclass dapat berpartisipasi didalam beberapa kelas / subclass relationship.

Shared-Subclass

Subclass yang mempunyai lebih dari satu superclass.

   Contoh : subclass ASISTEN PELATIH mempunyai dua superclass yang tipenya sama yaitu SALES & PELATIH.
Gbr. 7 Spesialisasi dengan subclass yang digunakan bersama
(shared subclass)

KATEGORI

 Adalah kebutuhan yang timbul untuk model suatu relationship superclass/subclass tunggal dengan lebih dari satu superclass dimana superclass-superclass tersebut menggambarkan jenis entity yang berbeda.

   Sebuah kategori mempunyai satu atau lebih superclass yang dapat mewakili tiap tipe entity. Dimana superclass/subclass lainnya bias saja hanya mempunyai satu superclass. 

Kategori dapat saja untuk seluruh relasi atau hanya sebagian saja.

Contoh : terdapat 3 jenis entitas yaitu PERSON, BANK, & COMPANY. Dalam suatu database REGISTERED_VEHICLE, pemilik kendaraan (OWNER) bias saja perorangan, bank atau perusahaan.
Keterangan :

Pada gambar di atas, terdapat 2 kategori yaitu :

 OWNER yang merupakan sebuah subclass dari gabungan PERSON, BANK dan COMPANY 

 REGISTERED_VEHICLE yang merupakan subclass dari gabungan CAR dab TRUCK

referensi: 

http://www.globalkomputer.com/Bahasan/Database/Topik/Entity-Relationship.html

http://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/03/16/sistem-basis-data-entity-relationship-diagram-erd/








Rabu, 26 Maret 2014

Teknologi Game dan Contoh Game "Command & Conquer 4"

Game, diartikan dalam bahasa indonesia yaitu permainan, permainan pada dasarnya bersifat mneghibur, banyak sekali model permainan yang ada, baik mulai  dari petualangan sampai game strartegi yang harus menguras pikiran  dalam  bermain. dalam perkembangan teknologi, game pun berkembang, developer game sudah banyak membuat game sesuai dengan kebutuhan pengguna atau penikmat  game, mulai dari yang mobile (gadget) hingga PC .

teknologi game juga berkembang dalam segi Interaksi Manusia dengan komputer, game dari waktu ke waktu semakin berkembang mulai d ari tampilan background (visual) dari game itu sendiri. tampilan grafik yang semakin terlihat nyata, yang membuat seolah gamer masuk kedalam game itu sendiri. tampilan grafik yang   menarik juga  membuat gamer semakin  nyaman dan   menikmati permainan. dari segi alur  cerita   juga berkembang, alur cerita dalam game biasanya membuat para gamer semakin penasaran.
dalam pembahasan game kali ini saya akan mencoba membahas mengenai game Command & Conquer yang dikeluarkan oleh EA games.

Sekilas  mengenai game keluaran EA "Command Conquer" 

Command & Conquer (sering disingkat sebagai C&C atau CNC) adalah permainan video waralaba, sebagian besar bergaya real-time strategy juga berdasar sebuah permainan menembak orang pertama atau first-person shooter pada awalnya. Serial Command & Conquer pertama kali dikembangkan oleh Westwood Studios antara tahun 1995 – 2003, selanjutnya pengembangannya diambil alih oleh Electronic Arts dengan likuidasi Westwood Studios pada tahun 2003.

Seri pertama diluncurkan secara global pada 31 Agustus 1995 dan dinamai dengan mudah yaitu Command & Conquer. Seri pertama ini berdasar pada permainan strategi yang dikembangkan sebelumnya oleh Dune 2. Seri ini pertama kali disegmentasikan untuk audiens Anglo-Saxon, yang kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa lain termasuk Jerman, Perancis, Spanyol, Korea dan Cina. Seri ini utamanya dikembangkan untuk komputer personal yang menjalankan sistem operasi Microsoft Windows, walaupun beberapa judul juga mempunyai berbagai versi konsol permainan video dan Apple Macintosh. Serial permainan ini dikembangkan pada berbagai versi dimulai dengan Tiberium Wars yang juga dikembangkan untuk Xbox 360. Permainan lepasan lain, Command & Conquer: Red Alert 3, juga dikembangkan untuk PC, Xbox 360, dan PlayStation 3.

Pada tahun 1999, Pemasar Amerika Serikat dan pengembang permainanan, Electronic Arts membeli Westwood Studios. Westwood ditutup pada 2003 dan digabung ke EA Los Angeles yang menjadi pusat pengembang permainan serial Command and Conquer ke depan. Beberapa pengembang asli Westwood bertahan di EA Los Angeles, tetapi sebagian besar membentuk Petroglyph Games.
Pada Juli 2009, Waralaba Command & Conquer terdiri dari delapan permainan dan sepuluh paket ekspansi (‘’expansion packs’’) dengan tingkat penjualan lebih dari 30 juta unit di seluruh dunia.

Spesifikasi yang dibutuhkan: 

Command & conquer seri 4.
Required: Internet connection required to install and play.
OS: Windows XP SP3 / Vista SP1 / Windows 7
Processor: Intel Core 2 or better / AMD 64 X2 or better
Memory: 1 GB for XP / 1.5 GB for Vista and Windows 7
Hard Drive: At least 10 GB of free space
DVD-ROM: 8x Speed
Video Card: 256MB RAM with support for shader model 3*
Sound Card: Direct X 9.0c compatible
DirectX: Version 9.0c (included)
Online: 2 - 10 Players
Input: Keyboard, Mouse, VOIP headset
Supported video cards: Nvidia GeForce 6800 or better, ATI Radeon X1600 or better. Laptop versions of these chipsets may work but are not supported. Updates to your video and sound card drivers may be required. sumber: http://www.game-debate.com/games/index.php?g_id=630&game=Command%20&%20Conquer%204

Tampilan:


Gambar 1: Cover Co,,annd & Conquer 4


Gambar 2: tampilan menu


Gambar 3: gameplay Command & Conquer 4

dari gambar diatas kita sudah dapat menyimpulkan, bahwa Interaksii Manusia dengan Komputer (IMK) pada game ini  cukup memanjakan para gamer. 

Sabtu, 13 April 2013

Pembuatan Program Sederhana Dengan Visual Basic 6.0

Membuat Program Pencetak Nama


sekarang saya akan berbagi dengan teman-teman bagaimana cara membuat aplikasi pada Visual Basic 6.0. kita akan coba membuat program pencetak nama. komponen yang kita butuhkan adalah komponen Command Button, label, textbox, frame, checkbox, dan Option Button.

Pada form1. 

     - Membuat 2 comand button.
     - Membuat 2 label
     - Membuat 1 frame
     - Membuat 1 textbox
     - Membuat 2 checkbox
     - Membuat 2 optionbutton
 
seperti gambar berikut:

                               Gambar 1: Setelah di editing sesuai yang dibutuhkan.

Buat komponen komponen seperti diatas pada form1. Yang terdiri dari label1, label2, text1, frame1, Command1, Command2,  frame1, option1, option2, checkbox1, checkbox1. Dan ubah seperti gambar diatas (gambar 1). 

Listing Program :

Pada command “CETAK” tuliskan koding seperti berikut:
______________________
Private Sub Command1_Click()
Label2.Caption = Text1.Text
Text1.Text = " "
End Sub
______________________
Pada Command “Keluar” tuliskan kodong seperti berikut:
______________________
Private Sub Command2_Click()
End
End Sub
______________________

Pada checkbox1 “Bold” tuliskan koding seperti berikut:
_____________________
Private Sub Check1_Click()
Label2.FontBold = True
End Sub
______________________
Pada Checkbox2 “Italic” tuliskan koding seperti berikut:
_____________________
Private Sub Check2_Click()
Label2.FontItalic = True
End Sub
______________________
Pada OptionButton1 “Merah” tuliskan koding seperti berikut:
______________________
Private Sub Option1_Click()
Label2.ForeColor = VBRed
End Sub
______________________
Pada OptionButton2 “Biru” tuliskan koding seperti berikut:
______________________
Private Sub Option2_Click()
Label2.ForeColor = VBBlue
End Sub
______________________

Input dan Output.

Setelah selesai membuat program, maka kita Run (jalankan program). Sebelum mencetak Output. Saya mengetikkan inputan “Muhammad Syarif Hidayatullah”. Pada tempat yang disediakan. Seperti gambar dibawah ini:

                               Gambar 2: saat menginput nama

                               Gambar 3: Output 

semoga bermanfaat, mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam penyajian materi ini, mohon kritik dan sarannya. 






Jumat, 12 April 2013

Makalah Perakitan Komputer


PENDAHULUAN

             1.1.       Latar Belakang. 

             http://youvanfondiansa.blogspot.com/2013/04/pendahuluan-1.html
             http://fahmi-aufa.blogspot.com/2013/04/pendahuluan.html

             1.3.       Tujuan Penulisan. 
             1.4.       Metode.
                  A.    Perencanaan.
Kami membuat sebuah Aplikasi web dalam metode pembelajaran yang kami ambil. Aplikasi kami membahas tentang cara perakitan sebuah komputer dan keterangan mengenai komponen-komponennya. Aplikasi Web ini digunakan untuk semua orang yang ingin mempelajari dasar perakitan dan pengenalan Hardware computer.

Aplikasi Web kami menyajikan urutan dan video tentang perakitan computer. Kami menggunakan Seri Hardware tertentu sebagai modelnya. Seri ini memiliki konsep kerja yang sama dengan seluruh computer yang ada pada umumnya. Kami mencoba menyampaikan bahwa, sebuah computer bekerja begitu sederhana yakni dengan berkolaborasinya  hardware-hardware utama seperti Power Supply, RAM, MotherBoard, Harddisk, VGA, LAN card, Sound card dan CD/DVD Player.

Pada pembuatannya, kami menggunakan Aplikasi pembangun Web yang bersifat Open Source seperti Joomla, Filezilla, dan Xampp. Joomla adalah Content Management System yang kami pilih karena mudah dipahami, dokumentasi yang baik, dukungan komunitas pengguna dan pengembang yang aktif. Kemudian, Filezilla merupakan FTP (File Transfer Protokol) yang bermanfaat untuk urusan upload file atau data. Selain itu, FTP juga dapat digunakan untuk download dan edit file, seperti Windows Explorer. Filezilla sudah cukup terkenal sebagai sebuah aplikasi FTP client yang cukup powerfull namun berukuran kecil. Aplikasi ini menawarkan dukungan firewall dan koneksi proxy.
Selanjutnya Xampp adalah perangkat lunak yang disediakan secara gratis, yang mendukung banyak operasi. Xampp merupakan kompilasi dari beberapa program. Untuk menjalankan fungsinya sebagai server yang berdiri sendiri, Xampp terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Program ini merupakan web server yang mudah digunakan yang mampu melayani halaman dinamis.
Aplikasi Berbasis Web ini diperkirakan menghabiskan waktu 6 bulan dalam pembuatannya. Terdiri dari analisa sistem, perancangan, dan pembuatan. Aplikasi ini dapat diakses nantinya dengan menggunakan fasilitas jasa hosting-an gratis. 
Aplikasi Web yang bertemakan “Perakitan Komputer” ini dikerjakan oleh para kaum intelektual yang terdiri dari Fahmi Aufa, Irwan Kurniadi, Muhammad Syarif Hidayatullah, Yudi Prasetya dan Youvan Fondiansa.
                 B.  Analisis.
      untuk download full page. klik disini.
    

Jumat, 29 Juni 2012

Manusia Sebagai Mahluk Sosial


1.     Manusia Sebagai Mahkluk Budaya
Manusia adalah mahluk berbudaya. Manusia sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya. Kebudayaan merupakan induk dari berbagai macam pranata yang dimiliki manusia dalam hidup bermasyarakat. Etika merupakan bagian dari kompleksitas unsur-unsur kebudayaan. Ukuran etis dan tidak etis merupakan bagian dari unsur-unsur kebudayaan. Manusia membutuhkan kebudayaan, yang didalamnya terdapat unsur etika, untuk bisa menjaga kelangsungan hidup. Manusia yang berbudaya adalah manusia yang menjaga tata aturan hidup.

2.     Pengertian Budaya dan Kebudayaan
         Budaya            = Daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa.
         Kebudayaan    = Hasil dari cipta, rasa dan karsa

Kebudayaan Berasal Dari Kata Sansekerta “BUDDHAYAH “ , yang merupakan bentuk jamak dari  kata “BUDDHI” yang berarti  budi atau akal. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budhi atau akal”.
Culture, merupakan istilah bahasa asing yang sama artinya dengan kebudayaan, berasal dari kata latin “colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan (Mengolah tanah atau bertani). Dari asal arti tersebut yaitu “colere” kemudian “culture” diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan merubah alam.
Kebudayaan mencerminkan tanggapan manusia terhadap kebutuhan dasar hidupnya. Manusia berbeda dengan binatang, bukan saja dalam banyaknya kebutuhan, namun juga dalam cara memenuhi kebutuhan tersebut. Kebudayaanlah yang memberikan garis pemisah antara manusia dan binatang.
Konsep kebudayaan membantu dalam membandingkan berbagai mahluk hidup. Lebah melakukan aktifitasnya hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun dalam bentuk yang sama. Setiap jenis lebah mempunyai pekerjaan yang khusus dan melakukan kegiatannya secara kontinyu tanpa memperdulikan perubahan lingkungan disekitarnya. Lebah pekerja terus sibuk mengumpulkan madu untuk koloninya. Tingkah laku ini sudah terprogram dalam gen mereka yang berubah secara sangat lambat dalam mengikuti perubahan lingkungan di sekitarnya. Perubahan tingkah laku lebah akhirnya harus menunggu perubahan dalam gen. Hasilnya adalah tingkah-laku lebah menjadi tidak fleksibel.
Berbeda dengan binatang, tingkah laku manusia sangat fleksibel. Hal ini terjadi karena kemampuan dari manusia untuk belajar dan beradaptasi dengan apa yang telah dipelajarinya. Sebagai makhluk berbudaya, manusia mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya.
Dua kekayaan manusia yang paling utama adalah akal dan budi. Dengan akal budinya manusia  mampu mencipta, berkarsa dan berasa. Muncul tuntutan hidup yang lebih daripada makhluk lain, mampu mencipta benda-benda baru untuk memenuhi hajat hidupnya baik yang bersifat jasmani maupun rohani.

3.     Potensi Budaya
Ada 3 potensi budaya yaitu :
  1. CIPTA adalah Kemampuan berpikir yang menimbulkan ilmu pengetahuan.
  2. RASA adalah Karya seni atau kesenian.
  3. KARSA adalah Kehendak untuk hidup sempurna, mulia dan bahagia yang menimbulkan kehidupan beragama dan kesusilaan.
Ketidakmampuan manusia untuk bertindak instingtif diimbangi oleh kemampuan lain yakni kemampuan untuk belajar, berkomunikasi dan menguasai objek-objek yang bersifat fisik. Kemampuan untuk belajar dimungkinkan oleh berkembangnya inteligensi dan cara berfikir simbolik. Terlebih lagi manusia mempunyai budi yang merupakan pola kejiwaan yang di dalamnya terkandung dorongan-dorongan hidup yang dasar, insting, perasaan, dengan pikiran, kemauan dan hubungan yang bermakna dengan alam sekitarnya dengan jalan memberi penilaian terhadap obyek dan kejadian.
Kebudayaan merupakan induk dari berbagai macam pranata yang dimiliki manusia dalam hidup bermasyarakat. Etika merupakan bagian dari kompleksitas unsur-unsur kebudayaan. Ukuran etis dan tidak etis merupakan bagian dari unsur-unsur kebudayaan. Manusia membutuhkan kebudayaan, yang didalamnya terdapat unsur etika, untuk bisa menjaga kelangsungan hidup. Manusia yang berbudaya adalah manusia yang menjaga tata aturan hidup.
            Etika dapat diciptakan, tetapi masyarakat yang beretika dan berbudaya hanya dapat diciptakan dengan beberapa persyaratan dasar, yang membutuhkan dukungan-dukungan, seperti dukungan politik, kebijakan, kepemimpinan dan keberanian mengambil keputusan, serta pelaksanaan secara konsekuen. Selain itu dibutuhkan pula ruang akomodasi, baik lokal maupun nasional di mana etika diterapkan, pengawasan, pengamatan, dan adanya pihak-pihak yang memelihara kehidupan etika. Kesadaran etis bisa tumbuh karena disertai akomodasi.
Berbudaya, selain didasarkan pada etika juga terkandung estetika di dalamnya. Jika etika menyangkut analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab, estetika membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya.

4.     Hakikat Kodrat Manusia
Hakikat kodrat manusia itu adalah :
  1. Sebagai individu yang berdiri sendiri (memiliki cipta, rasa, dan karsa)
  2. Sebagai makhluk sosial yang terikat kepada lingkungannya (lingkungan sosial, ekonomi, politik, budaya dan alam),
  3. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Perbuatan-perbuatan baik manusia haruslah sejalan dan sesuai dengan hakikat kodratinya.  Manusia dipandang mulia atau terhina tidak berdasarkan aspek fisiologisnya. Aspek fisik bukanlah tolak ukur bagi derajat kemanusiaannya.
            Hakikat kodrati manusia tersebut mencerminkan kelebihannya dibanding mahluk lain. Manusia adalah makhluk berpikir yang bijaksana (homo sapiens), manusia sebagai pembuat alat karena sadar keterbatasan inderanya sehingga memerlukan instrumen (homo faber), manusia mampu berbicara (homo languens), manusia dapat bermasyarakat (homo socious) dan berbudaya (homo humanis), manusia mampu mengadakan usaha (homo economicus), serta manusia berkepercayaan dan beragama (homo religious), sedangkan hewan memiliki daya pikir terbatas dan benda mati  cenderung tidak memliki perilaku dan tunduk pada hukum alam.
            Keunggulan manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan beradab berkat ketekunannya memantau berbagai gejala dan peristiwa alam. Manusia tidak lagi menemukan kenyataan sebagai sesuatu yang selesai, melainkan sebagai peluang yang membuka berbagai kemungkinan. Setiap kenyataan mengisyaratkan adanya kemungkinan. Transendensi manusia terhadap kenyataan yang ditemuinya sebagai pembuka berbagai kemungkinan itu merupakan kemampuannya yang paling mendasari perkembangan pengetahuannya.

5.     Manusia Dan Peradaban
Merupakan dua hal yang tidak mungkin terpisahkan. Manusia melalui kemampuan cipta dan karya selalu melakukan karyakarya di segala bidang kehidupan. Istilah peradaban mempunyai arti yang erat kaitannya dengan manusia. Istilah peradaban seringkali merujuk pada suatu masyarakat yang kompleks. Peradaban manusia bisa dilihat melalui praktik pertanian, hasil karya, permukiman, dan berbagai pandangan manusia mengenai ilmu pengetahuan, politik, dan kehidupan.
Peradaban merupakan terjemahan dari kata civilization yang berasal dari kata civil (warga kota) dan sivitas (kota; kedudukan warga kota). Biasanya, peradaban juga disamakan dengan budaya dan kebudayaan dalam beberapa literatur. Menurut Huntington, peradaban mewujudkan puncak-puncak dari kebudayaan. Manusia sebenarnya sudah mencapai puncak kebudayaan walaupun masih dalam taraf primitif. Akan tetapi, tidak semua kebudayaan bisa mencapai tahap puncaknya. Kadang, kebudayaan manusia terhenti dengan apa yang disebut blind eyes atau jalan buntu. Frans Boas mengartikan peradaban sebagai keseluruhan bentuk reaksi manusia terhadap tantangan dalam menghadapi alam sekitar, individu ataupun kelompok. Peradaban bisa meliputi segala aspek kehidupan manusia, seperti budaya materiil, relasi sosial, seni, agama, dan ditambah dengan sistem moral, gagasan, dan bahasa.

6.     Manusia Sebagai Mahkluk Individu dan Sosial
Manusia dapat berlaku sebagai makluk individu dan makluk sosial. Sebagai individu dengan kepribadian khasnya berada di tengah-tengah individu lain yang sekaligus mematangkannya sebagai pribadi. Individu sendiri berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau satu kesatuan. Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi, jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas.
Manusia sebagai makhluk individu memiliki unsur jasmani dan rohani, unsur fisik dan psikis, unsur raga dan jiwa. Seseorang dikatakan sebagai manusia individu manakala unsur-unsur tersebut menyatu dalam dirinya. Jika unsur tersebut sudah tidak menyatu lagi maka seseorang tidak disebut sebagai individu. Dalam diri individu ada unsur jasmani dan rohaninya, atau ada unsur fisik dan psikisnya, atau ada unsur raga dan jiwanya.
Manusia adalah makhluk yang hidup secara kolektif, berbagai kekurangan membuat manusia merasa butuh dengan orang lain. Dengan kolektifitas ini, manusia dapat hidup secara bahu membahu, saling membantu sehingga membuat manusia semakin kuat sehingga dapat bertahan dalam mempertahankan kelangsungan hidup. Dalam kehidupan kolektif dapat kita lihat halnya dengan serangga yang dapat kita pelajari, karena mereka selalu berusaha untuk mencapai kolektifitas hidup sebagai makhluk.
Walaupun demikian ada satu perbedaan yang mendasar anatara kehidupan kolektif binatang dengan kehidupan kolektif manusia yaitu, bahwa sistem pembahagian kerja, aktifitas kerja sama, serta komunikasi dalam kehidupan kolektif binatang bersifat naluri. Sedangkan sistem pembagian kerja, aktifitas kerja sama serta berkomunikasi pada kehidupan kolektif manusia bukan bersifat naluri. Karena manusia adalah makhluk yang memiliki akal yang dengan akalnya tersebut manusia dapat membayangkan dirinya serta peristiwa-peristiwa yang mungkin dapat terjadi pada dirinya, sehingga manusia dapat mengadakan pilihan serta seleksi pilihan serta seleksi terhadap berbagai alternatif dalam tingkah lakunya untuk mencapai efektifitas yang optimal dalam mempertahankan hidupnya. Jika ditemukan suatu tingkah laku yang kolektif dalam menanggulangi hidup, maka manusia cenderung untuk mengulanginya. Kemudian dengan komunikasi terhadap individu lain terutama terhadap keturunannya, maka ini akan menjadi suatu pola yang mantap. Hal inilah yang biasanya membentuk adat istiadat atau suatu kebiasaan dalam lingkungan kolektif.
Menurut kodratnya manusia juga merupakan makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, selain itu juga diberikan yang berupa akal pikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Manusia tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Dorongan masyarakat yang dibina sejak lahir akan selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia.
Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
a. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b. Perilaku manusia mengaharapkan suatu penilain dari orang lain.
c. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.

7.     Manusia, Ilmu dan Teknologi
Ilmu merupakan cara kita memandang dunia, memahaminya dan mengubahnya (Goldstein dan goldstein, 1980). Cara pandang terhadap dunia mengimplikasikan bahwa ilmu merupakan aktivitas kreatif dan imajinatif manusia dalm upaya mencari dan menemukan kebenaran keilmuan. Aktifitas kreatif dan imajinatif ini diabdikan bagi kepentingan dan kesejahteraan umat manusia melalui upaya memajukan kebudayaan dan peradaban.
Teknologi adalah aplikasi dari prinsip-prinsip keilmuan sehingga menghasilkan sesuatu yang berarti bagi kehidupan manusia. Aplikasi prinsip-prinsip ini dapat dalam lapangan teknik maupun sosial. Melalui aplikasi inilah ilmu menemukan arti sosialnya, bukan hanya demi kepuasan intelektual ilmuan semata-mata. Dalam perkembangan kemudian, bukan hanya teknologi yang menggantungkan diri pada penemuan-penemuan sains, melainkan perkembangan sains mengikuti irama perkembangan teknologi.
Dengan memanfaatkan hasil-hasil inovasi teknologi, penelitian sains semakin berkembang cepat dan berbagai perspektif baru antara ilmu pengetahuan dengan teknologi membuat keduanya tidak bisa dipisahkan.
Teknologi dapat membawa dampak positif berupa kemajuan dan kesejahteraan bagi manusia juga sebaliknya dapat membawa dampak negatif berupa ketimpangan-ketimpangan dalam kehidupan manusia dan lingkungannya yang berakibat kehancuran alam semesta. Netralitas teknologi dapat digunakan untuk kemanfaatan sebesar-besarnya bagi kehidupan manusia atau digunakan untuk kehancuran manusia itu sendiri.

8.     Manusia dan Lingkungan
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam,mengalami kelahiran,pertumbuhan ,perkembangan ,dan mati ,dan seterusnya,serta terkait serta berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik itu positif maupun negative.
Lingkungan hidup menurut UU No. 4 tahun 1982 adalah kesatuan ruang yang terdiri dari benda, daya, keadaan, makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. Dan dapat dikatakan ingkungan merupakan suatu media di mana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya,dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balikdengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya,terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan rill.
Manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya. Komunitas biologis di tempat mereka hidup.perubahan alam lingkungan hidup manusia tampak jelas di kota-kota,di bandingkan dengan di hutan rimba di mana penduduknya masih sedikit dan primitif.
Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negative. Berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut,dan berpengaruh tidak baik karena dapat dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya.
Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya .
Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.
Pelestarian lingkungan perlu dilakukan karena kemampuan daya dukung lingkungan hidup sangat terbatas baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Pengelolaan lingkungan hidup dilakukan secara sukarela baik oleh individu maupun kelompok masyarakat yang peduli terhadap pelestarian lingkungan, dan dilakukan berdasarkan pedoman yang ada yaitu dengan UndangUndang no. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH). Adapun tujuan dari pedoman PLH adalah agar setiap kegiatan yang dilakukan oleh engguna lingkungan tidak merusak lingkungan, melainkan harus berwawasan lingkungan.

PENGANTAR KOMPUTASI MODERN

Perkembangan Komputasi Modern      Hampir sebagian besar orang mengetahui apa itu komputer, lain hal nya dengan komputasi. Komputas...